Pengasuh Siksa Bocah 9 Tahun Saat Ditinggal Orang Tua Berlibur

MARIAJANCLARA

 Sepasang kekasih tega menyiksa dengan kejam empat anak yang diasuhnya selama seminggu. Seorang bocah perempuan berusia 9 tahun mengalami penyiksaan paling kejam. Korban diikat pada kandang anjing dan tak diberi makan.

Kedua pelaku, Jakayo Scott Frye (22) dan Shyann Marie Hills (22), dijatuhi hukuman pada Rabu, 1 Agustus 2018 di Pennsylvania, Amerika Serikat karena melakukan puluhan kejahatan. Bahkan, keduanya mengurung para korban dan membahayakan anak, demikian ditulis foxnews.com.

 Polisi mengatakan, ibu korban membayar Frye dan Hill sebesar USD 100 atau setara Rp 1,4 juta untuk mengawasi empat anaknya selama seminggu berlibur pada akhir Juli 2018.

 Pelaku penyiksa anak Jakayo Scott Frye dan kekasihnya, Shyann Marie Hills, Foto: Facebook Carolyn Blackburne


Sementara itu mengutip nypost.com, seorang anak perempuan 9 tahun menderita pelecehan terburuk, termasuk diikat ke kandang anjing di pergelangan tangan hingga membiru. Pelaku juga memaksa anak tersebut menjilati air kencingnya sendiri dari lantai kayu setelah dia tidak diizinkan menggunakan kamar mandi.
Ketika ibunya menjemputnya pada 27 Juli 2018, kata polisi, gadis kecil itu mengeluh sakit karena memar dan kesulitan berjalan. Ambulan yang menjemput mereka kemudian meminta bantuan polisi.
Seorang perawat mengatakan kepada para penyidik bahwa gadis kecil itu diduga terkilir pada pergelangan kaki. Selain itu, korban juga mengalami dehidrasi dan menunjukkan luka pada jaringan ototnya. Seorang polisi mengatakan terdapat memar di kedua tubuh anak-anak tersebut, termasuk telinganya yang membengkak.
Namun, kepada  ibu korban, pelaku mengaku jika bocah perempuan tersebut melemparkan dirinya ke dinding dan jatuh ke kandang anjing.
Para korban menceritakan kepada penyidik setelah mewawancarai dua anak, dua saudara perempuan mereka dan seorang anak lain, serta seorang anak lelaki berusia 14 tahun.
Rumah Pelaku penyiksa anak Jakayo Scott Frye dan kekasihnya, Shyann Marie Hills, Foto: Facebook Carolyn Blackburne
Bocah perempuan 9 tahun itu mengatakan kepada seorang penyidik bahwa pelaku memperlakukan lebih buruk daripada anjing bersama saudara laki-lakinya. Dia menceritakan bahwa Frye mengancam agar tetap diam selama mereka mengalami penyiksan pertama kalinya.
Anak itu mengatakan kepada polisi bahwa dia diikat karena dia merengek memanggil ibunya. Dia juga mengatakan kepalanya dibenturkan di pintu kamar dan kulkas berkali-kali, kata polisi.


Comments

  1. Informasi nya bagusπŸ‘πŸ‘πŸ‘

    ReplyDelete
  2. Terima kasih tentang infonya πŸ‘

    ReplyDelete
  3. Semoga kejadian ini menjadi pelajaran bagi kita

    ReplyDelete
  4. Informasi yang bagus bisa jadi pelajaran buat kita semua

    ReplyDelete
  5. berita yang bagus yang menambah wawasan informasai untuk kita semua

    ReplyDelete
  6. berita yang bagus yang menambah wawasan informasai untuk kita semua

    ReplyDelete
  7. Sangat bagus
    dan terima kasih sudah membuat berita yang menarik

    ReplyDelete
  8. Terima kasih,tunggu berita selanjutnya yaaa

    ReplyDelete
  9. Kesel bacanya, kejam kali, bagus beritanya dek :)

    ReplyDelete
  10. Ditunggu informasi selanjutnyaa deccuu

    ReplyDelete
  11. berita yang sangat menarik wew

    ReplyDelete
  12. jahat sekali pelakunya aduhaduh....

    ReplyDelete
  13. apakah pelaku nya tidak di penjara?

    ReplyDelete
  14. Pelakunyaaa di penjara dan di beri hukuman

    ReplyDelete
  15. Terimakasi atas info nya ��

    ReplyDelete
  16. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  17. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  18. Wah informasinya sangat membantu. Terimakasih

    ReplyDelete
  19. Sama sama sondang,tunggu info selanjutnya ya

    ReplyDelete
  20. Di tunggu kabar selanjut nya πŸ”₯πŸ”₯

    ReplyDelete
  21. Tindakan kriminal yang dilakukan tersebut seharusnya diberi sanksi yang tegas

    ReplyDelete
  22. Terima kasih tunggu kabar selanjutnya ya

    ReplyDelete
  23. Berita nya sangat bagus berpendidikan bermanfaaat bagi kita semoga ini jadi pelajaran buat kita semua.πŸ‘πŸ‘πŸ‘

    ReplyDelete
    Replies
    1. Berita nya membuat kita membuat lebih baik

      Delete
  24. Good news, ditunggu ya berita selanjutnya πŸ™

    ReplyDelete
  25. Semogaaa tidak terjadi di lingkungan kitaaa

    ReplyDelete
  26. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  27. Wahh ts nya cakep sekali saia sukaa

    ReplyDelete
  28. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  29. Infonya sangat memuaskan para pembaca

    ReplyDelete
  30. Pengasuhnya sangat tidak bagus lebih baik di hukum seberat-berat nya

    ReplyDelete
  31. Beri hukuman yang berat buat orang seperti itu agar jera

    ReplyDelete
  32. Beri hukuman yang berat buat orang seperti itu agar jera

    ReplyDelete
  33. saya merasa kasihan sekali pada korban

    ReplyDelete

Post a Comment